
Tidak ada tim Premier League yang lebih disukai Diego Costa untuk dihadapi ketimbang Swansea setelah ia mencetak dua gol lagi melawan tim asal Wales Minggu lalu dalam hasil imbang 2-2 di Stadion Liberty.
Ini membuat striker internasional Spanyol itu telah mencetak tujuh gol melawan The Swans termasuk hat-trick dalam kemenangan 4-2 di Stamford Bridge pada awal musim 2014/15 dan sepasang gol dalam kemenangan 5-0 di Stadion Liberty dalam musim di mana kami menjuarai Premier League.
Catatan tersebut terhitung 17 persen dari 41 gol yang telah dicetaknya untuk The Blues sejauh ini, dengan Everton dan Watford merupakan lawan paling disukai berikutnya dengan tiga gol melawan masing-masing klub.
Diego Costa sebenarnya telah mencetak gol melawan 16 tim yang saat ini bermain di Premier League dengan hanya tiga tim yang belum pernah dibobolnya, yaitu Stoke City, Bournemouth, dan tim yang baru promosi, Middlesbrough.
Tim yang sudah dibobol Diego Costa selama berseragam Chelsea:
7 - Swansea
3 - Everton, Watford
2 - Aston Villa, Arsenal, West Brom, Hull City, West Ham, Tottenham, Newcastle, Sunderland, Norwich
1 - Burnley, Leicester, Liverpool, Southampton, Crystal Palace, Manchester United, Manchester City, Scunthorpe United, Maccabi Tel Aviv, Paris Saint-Germain
Tujuh gol-nya melawan Swansea juga merupakan catatan tertinggi yang dicetak seorang pemain saat menghadapi satu klub dengan John Terry berada di posisi kedua yang membukukan lima gol melawan Arsenal dari semua 66 gol yang sudah dicetaknya.
Eden Hazard yang sudah mencetak 57 gol, masing-masing mencetak empat gol melawan Newcastle United, Tottenham Hotspur, dan Liverpool. 38 gol yang sudah dicetak Oscar empat di antaranya diciptakan saat melawan Swansea, sementara 33 gol Branislav Ivanovic empat di antaranya dibukukan melawan Aston Villa.

Diego Costa masih memiliki kesempatan untuk menyamai catatan Frank Lampard yang mencetak 14 gol dari 211 gol yang ditorehkannya, yang merupakan rekor klub, melawan Aston Villa termasuk empat gol dalam kemenangan 7-1 kami di tahun 2010 dan sepasang gol dalam kemenangan 2-1 di Villa Park pada Mei 2013 ketika ia melewati Bobby Tambling sebagai pencetak gol terbanyak Chelsea sepanjang masa.
Didier Drogba tampaknya senang melawan Arsenal, menjaringkan 13 gol melawan The Gunners, jumlah yang menyamai catatan gol Roy Bentley melawan Wolverhampton Wanderers dari 1948 hingga 1954, sementara Jimmy Floyd Hasselbaink paling produktif melawan Tottenham Hotspur, membukukan 12 dari 87 gol yang sudah dicetaknya melawan tim London utara.
Terakhir, Gianfranco Zola mencetak enam gol masing-masing melawan Derby County dan Everton dari 80 gol yang dicetaknya untuk Chelsea. Satu-satunya hat-trick diciptakannya adalah saat melawan tim yang disebutkan pertama, sementara kariernya di Stamford Bridge diapit oleh gol-gol yang dicetaknya melawan The Toffees, dengan gol pertamanya tercipta dalam hasil imbang 2-2 pada Desember 1996 dan gol terakhirnya dicetak dengan sebuah tendangan lob dalam kemenangan 4-0 pada April 2003.