Wednesday, September 21, 2016

Ajang piala liga yang seru dan menegangkan

Tags



"Tipikal pertandingan sepakbola Inggris", begitulah deskripsi Antonio Conte tentang laga penuh drama di Leicester, tapi sang bos terutama berbicara soal kompetisi piala di negaranya.
Gol-gol yang menakjubkan, pembalikan keadaan yang fantastis, kartu merah, penyelamatan-penyelamatan hebat, kesalahan pemain belakang - semua terjadi di East Midlands, tapi yang terpenting adalah akhir yang membahagiakan bagi Chelsea.
Ingat ketika kita tampil dalam laga lima gol melawan tim League One Bristol Rovers di babak sebelumnya di EFL Cup musim ini, di mana kita memulai kompetisi ini melalui babak terendah untuk kali pertama sejak musim 1996/97, terakhir kali kita tidak tampil di kompetisi Eropa.
Kemenangan setelah membalikkan keadaan ketika melawan Leicester itu memiliki kejadian yang serupa di musim itu.
Terakhir kali kita menang 4-2 setelah tertinggal adalah pada Januari 1997.
Laga itu adalah laga piala liga yang epik dan tak akan terlupakan oleh penggemar Chelsea yang menonton. Liverpool menjadi tim tamu yang bertandang ke Stamford Bridge di babak keempat FA Cup dan mereka dengan cepat unggul dua gol, tapi di babak kedua, diinspirasi oleh pemain pengganti, Mark Hughes, kita berhasil membalikkan keadaan.
Hughes, Gianfranco Zola dan Gianluca Vialli (2) menjadi pencetak gol di Stamford Bridge itu. Beberapa bulan kemudian kita sukses mengangkat piala itu, trofi mayor pertama setelah puasa selama 26 tahun.
Kejadian yang mirip juga kita alami di League Cup musim lalu, tapi gejolak yang merupakan sesuatu yang alami di sepakbola menyuguhkan sebuah drama dan sulitnya untuk memprediksi hasil pertandingan. 
Dan hasilnya pun berbeda. Setelah itu, kita tertinggal dari tim Premier League itu namun berhasil menyamakan kedudukan melawan tim yang harus bermain dengan 10 orang itu.
Stoke adalah tuan rumahnya dan kita berjuang untuk meraih kemenangan di babak tambahan, tapi tidak seperti yang terjadi di Leicester, kita gagal menemukan gol kemenangan dan the Potters menang lewat adu penalti.
Gary Cahill tampil di malam itu dan juga kemarin, memperkecil ketertinggalan kita dengan tandukannya tepat sebelum turun minum (gambar di atas). Ia dan rekan-rekannya terlihat sangat gembira. Pertanda bahwa kita akan menuju ke babak keempat.