Saturday, November 26, 2016

Conte: Bukan Laga Biasa

Tags


Antonio Conte mengetahui dari pengalamannya sebagai pemain bahwa laga derby menghadirkan tantangan yang unik dan ia telah berbicara tentang itu saat Tottenham mempersiapkan diri untuk melakukan perjalanan ke London barat.
Karier berwarna bos kami di lapangan membawanya dari Lecce di selatan Italia ke Juventus di utara. Di klub yang berbasis di Turin, di mana dia memenangi banyak gelar termasuk Liga Champions, Conte bermain dalam banyak laga menghadapi tim-tim besar tradisional di tanah airnya, serta derby lokal penuh sejarah.
"Saya menyukai laga derby, pastinya," kata pria berusia 47 tahun itu. "Itu tidak biasa."
"Di Italia, ketika kami bermain derby melawan Torino, itu tidak mudah. Saya ingat banyak laga seperti itu ketika saya masih pemain sepak bola, tidak hanya sebagai seorang manajer. Laga ini tidak bisa ditebak."
"Ini juga normal di Italia ada pertandingan yang sangat sulit ketika Anda bermain melawan tim-tim besar: Juventus-Inter, Juventus-Milan, melawan Roma."
"Di Italia, saya dapat memberitahu Anda tentang hal itu dari pengalaman saya dalam  pertandingan melawan Torino, dan ketika saya bermain dengan Lecce melawan Bari - Laga ini sangat sulit dan para pendukung merasakan ini."
"Pasti ada intensitas yang fantastis selama pertandingan."
Conte memprediksikan hal yang sama hari ini ketika ia akan mencoba untuk membawa timnya meraih kemenangan ketujuh beruntun.
"Di London ada banyak tim, tapi laga ini spesial untuk suporter kami. Itu tidak penting untuk melihat masa lalu dan saya berharap itu tidak sulit untuk tetap fokus."
"Kami bekerja keras untuk meningkatkan permainan kami, untuk bermain sepakbola yang baik, dan saya pikir selama pertandingan kami harus fokus pada pertandingan, dan kemudian menempatkan gairah kami dengan baik. Saya ingin pemain saya untuk bermain dengan intensitas yang besar dan gairah yang besar, tapi selalu dengan cara yang benar."
Karier profesional Conte masih dalam masa perkembangan ketika Tottenham terakhir kali meninggalkan London barat dengan tiga poin, tapi ia berpikir rekor tak terkalahkan panjang kami terhadap mereka adalah hal yang tidak relevan untuk laga hari ini.
"Saya tidak suka statistik, karena mereka dingin. Anda harus hidup saat ini. Jika Anda berbicara tentang rekor tak terkalahkan kami saya dapat menjawab Anda bahwa dalam kompetisi ini Tottenham tidak terkalahkan, dan untuk alasan ini sangat penting untuk bermain dengan intensitas yang baik, untuk berusaha keras menang, dan untuk mengubah situasi itu."

Wednesday, November 16, 2016

Laga Internasional: Brazil menang lagi

Tags




Willian dimainkan jelang akhir laga ketika Brazil mengalahkan Peru 2-0 di laga kualifikasi Piala Dunia, sementara, dalam laga persahabatan pada Rabu dini hari, di Wembley berakhir imbang. Gary Cahill dan Cesar Azpilicueta menjadi starter untuk timnas mereka masing-masing dan di laga itu tuan rumah hampir saja menang.
Willian dimainkan di tujuh menit terakhir kala Brazil menang di Peru, hasil yang membuat mereka unggul empat poin di puncak klasemen grup kualifikasi mereka.
Gabriel Jesus menjadi pemain paling menonjol bagi tim tamu, pemain 19 tahun itu membuka gol di babak kedua sebelum kemudian bekerja sama dengan Renato Augusto untuk menjadikan skor 2-0 di 11 menit terakhir.
Willian menggantikan Jesus di menit 83 namun tidak punya cukup waktu untuk memberi dampak.
Di Wembley, Azpilicueta kembali dimainkan sebagai bek kiri untuk Spanyol dan sempat terjadi kekhawatiran akan kondisinya ketika ia terlihat kesakitan setelah ditekel Jamie Vardy - yang tidak dianggap pelanggaran oleh wasit. Bek kami ini bisa kembali bermain tapi timnya harus kebobolan tak lama kemudian. Adam Lallana mencetak gol lewat tendangan penalti setelah Vardy dilanggar Pepe Reina. Lallana juga yang mengirim umpan krusial tapi akhirnya gelandang Liverpool itu harus ditarik keluar akibat cedera di babak pertama.
Vardy membuat kedudukan menjadi 2-0 lewat tandukan sambil menjatuhkan diri di babak kedua. Gary Cahill digantikan Phil Jagielka saat turun minum. Setelah saling serang, masing-masing tim harus menerima tiga kartu kuning dan di menit 89, mantan striker Liverpool, Iago Aspas membuat Spanyol memperkecil ketertinggalan. Isco, yang baru saja menyia-nyiakan sepakannya, membuat skor menjadi 2-2 di menit kelima masa perpanjangan waktu. Meski Cahill sudah tidak bermain ketika kedua gol itu bersarang, Azpilicueta tetap bermain penuh.
Di Lens, Perancis, N'Golo Kante juga bermain penuh untuk Perancis yang bermain imbang 0-0 dengan Pantai Gading. Gelandang kami itu memiliki beberapa peluang di babak pertama namun satu sepakannya masih bisa diselamatkan kiper lawan dan peluang lainnya belum bisa dimanfaatkan dengan baik. Victorian Angban dimainkan jelang akhir laga oleh tim asal Afrika itu.
Branislav Ivanovic masuk di menit 77 ketika Serbia berhadapan dengan Ukraina dalam sebuah laga persahabatan. Tuan rumah sempat unggul 1-0 tapi kemudian defisit bertambah lewat eksekusi tendangan penalti. Nemanja Matic tidak dimainkan di laga itu. Di tempat lain, Tomas Kalas bermain 90 menit penuh untuk Republik Ceko yang bermain imbang 1-1 dengan Denmark.
Di level Under-19, Trevoh Chalobah mencetak gol kedua Inggris yang menang 2-0 atas Yunani di turnamen mini dan dengan demikian Inggris berhak maju ke babak kualifikasi elit Piala Eropa.
Dujon Sterling dan Jay Dasilva juga bermain penuh untuk Inggris sedangkan Cole Dasilva - saudara Jay - ambil bagian dari kemenangan besar Wales Under-19 di turnamen yang sama. Mereka menaklukkan Luksemburg 6-2 dan kini memiliki jumlah poin yang sama banyak dengan Inggris dan Yunani. Meski demikian, mereka harus tersingkir akibat kalah selisih gol.