Adalah dua pemain yang kerap kita lihat kerjasamanya yang memastikan kemenangan the Blues atas Manchester United di Stamford Bridge kemarin.
Tidaklah mengejutkan ketika melihat Alvaro Morata melompat lalu menyundul bola dengan keras di menit ke-10 babak kedua, dan sama tidak mengejutkannya bila golnya itu berasal dari sebuah umpan silang yang dilepaskan oleh kompatriotnya, Cesar Azpilicueta.
Azpilicueta, yang sudah tak asing lagi atas perannya dalam menciptakan peluang gol bagi Chelsea di musim ini, kini sudah membikin lima assist dari delapan gol Morata musim ini, catatan tertinggi di antara pemain lain di musim 2017/18. Azpilicueta bahkan sudah menyamai catatan assist yang ia koleksi dalam dua musim belakangan.
Kerjasama kedua pemain itu membuahkan hasil untuk kali pertama saat menang atas tim tamu Everton pada Agustus, ketika Morata sukses menanduk umpan silang Azpilicueta untuk membuat kedudukan menjadi 2-0. Hal yang sama terjadi ketika tim bertandang ke Leicester, ketika si striker kembali mengonversi umpan sempurna bek kami itu untuk memberikan keunggulan di King Power Stadium.
Di laga tandang berikutnya, di Stoke, Morata mencetak hat-trick dan ia harus berterima kasih kepada Azpilicueta yan telah memberinya dua assist.
Gol pembuka Morata, yang dicetak sebelum laga genap berjalan satu menit, tercipta dengan manis usai menyelesaikan sebuah umpan Azpilicueta yang dilepas dari kedalaman. Lalu, penyelesaian jarak dekatnya, dari operan dada Azpilicueta, menggenapi hat-tricknya.
Gol yang dicetak Morata kemarin mungkin menjadi salah satu golnya yang terapik, terutama jika mengingat signifikansinya; sebuah umpan silang super jitu dan sebuah tandukan tajam. Gol kemenangan.
Kedua pemain itu juga berteman baik di luar lapangan dan saling memahami satu sama lain. Mudah-mudahan ini akan terus berlanjut!
Kemenangan kami kemarin terjadi berkat mengkilapnya penampilan gelandang-gelandang kami, di mana Cesc Fabregas, N’Golo Kante dan Tiemoue Bakayoko langsung tancap gas sejak awal laga.
Fabregas layak terpilih menjadi pemain terbaik di laga itu, sedang Kante, yang kembali setelah absen lebih dari sebulan karena cedera, tak nampak seperti baru saja pulih dari cedera. Bakayokojuga tak kalah impresifnya dan sedikit lagi bisa mencetak gol kedua the Blues setelah berhasil mencuri operan Marouane Fellaini di wilayah pertahanan Man United.
Lini tengah yang diisi tiga pemain, dengan dua pemain di depan, jadi kunci jadi penampilan impresif kami musim ini, seperti yang terjadi kala tim menang di Tottenham dan Atletico Madrid, juga kemenangan kemarin. Dalam konferensi pers pasca pertandingan, Antonio Contemenggarisbawahi pentingnya sistem permainan tim.
"Sangat penting untuk punya kemungkinan memainkan tiga gelandang," kata sang Italiano. "Musim ini kami sedikit kesulitan untuk menemukan solusi terbaik untuk tim ini."
"Musim lalu, kami menemukan keseimbangan yang sangat baik dengan sistem kami, 3-4-2-1, tapi musim ini banyak pemain berganti dan kami harus menemukan solusi terbaik dari laga ke laga."
Stamford Bridge jadi tempat yang kurang ramah bagi Manchester United, karena jika memperhitungkan hasil kemarin, maka mereka sudah tidak pernah menang dari 16 lawatan terakhir mereka di liga.
Satu-satunya kemenangan mereka, 3-2 pada 2012, diperoleh ketika the Blues harus bermain dengan sembilan orang menyusul kartu merah yang didapat oleh Branislav Ivanovic dan Fernando Torres. Sebelum itu, mereka terakhir kali bisa pulang dari SW6 dengan membawa tiga poin adalah pada Februari 1998, berkat gol tunggal Phil Neville.
Dari lima pertemuan terakhir di Stamford Bridge di liga, empat di antaranya berakhir dengan kemenangan untuk Chelsea, sementara laga di musim 2015/16 berakhir 1-1 berkat gol penyeimbang Diego Costa yang dicetak jelang laga usai.
Sejak kemenangan terakhir United di Stamford Bridge, kedua tim pernah tiga kali bertemu di Stamford Bridge di kompetisi piala domestik dan selalu berakhir dengan kemenangan untuk Chelsea.
Kemenangan 5-4 di League Cup diperoleh hanya beberapa setelah United menang 3-2, dan, pada 2013 Demba Ba sukses mencetak gol kemenangan brilian yang membawa kami maju ke semifinal FA Cup. Hasil itu diulangi musim lalu, ketika sepakan N’Golo Kante di babak kedua kembali menyingkirkan Setan Merah dari FA Cup.
