Gol pertama David Luiz sejak kembali ke
Chelsea menghasilkan satu poin untuk kami di Anfield setelah laga sengit
melawan tim Merseyside.
Kami akan meraih tiga poin jika Diego Costa berhasil mengonversi penalti. Gol penyeimbang dicetak Georginio Wijnaldum di babak kedua, namun di saat kedua rival terdekat kami gagal menang ini adalah hasil yang sangat memuaskan.
Gol indah David Luiz tercipta di menit ke-24 lewat sebauh tendangan bebas di penampilan ke-100 nya di Premier League untuk Chelsea. Wijnaldum menyamakan skor dengan gol sundulan setelah jeda dan Mignolet menggagalkan penalti Diego Costa sehingga laga berakhir dengan hasil imbang.
Arsenal, yang kalah di kandang dari Watford, akan menjadi lawan kami selanjutnya.
Willian dipilih menjadi pemain inti ketimbang Pedro, bersama Diego Costa dan Eden Hazard, ini adalah susunan pemain yang sama saat kami melawan Hull.
Sadio Mane ada di bangku cadangan Liverpool setelah kembali dari Piala Afrika, sementara Joel Matip menggantikan Ragnar Klavan.
Liverpool bermain lebih baik di awal laga, dengan menguasai 87 persen penguasaan bola dalam 15 menit pertama. Namun, itu tidak melahirkan peluang berbahaya di depan gawang kami, meski Georginio Wijnaldum sempat membuat Thibaut Courtois melakukan penyelamatan.
Beberapa skema serangan balik menunjukkan awal dari permainan menyerang kami, dan tidak butuh waktu lama sampai kami meraih keunggulan di Anfield.
Hazard dijatuhkan pada jarak 22 meter dari gawang, di sebelah kiri luar kotak penalti. Sepertinya Willian yang akan akan mengambil tendangan bebas, namun justru David Luiz yang mengeksekusi dan bola berhasil melewati pagar pemain serta berarang di pojok bawah gawang. Kejutan dan eksekusi akurat berhasil memberikan tipuan. Laga sudah berjalan 24 menit.
Kami akan meraih tiga poin jika Diego Costa berhasil mengonversi penalti. Gol penyeimbang dicetak Georginio Wijnaldum di babak kedua, namun di saat kedua rival terdekat kami gagal menang ini adalah hasil yang sangat memuaskan.
Gol indah David Luiz tercipta di menit ke-24 lewat sebauh tendangan bebas di penampilan ke-100 nya di Premier League untuk Chelsea. Wijnaldum menyamakan skor dengan gol sundulan setelah jeda dan Mignolet menggagalkan penalti Diego Costa sehingga laga berakhir dengan hasil imbang.
Arsenal, yang kalah di kandang dari Watford, akan menjadi lawan kami selanjutnya.
Willian dipilih menjadi pemain inti ketimbang Pedro, bersama Diego Costa dan Eden Hazard, ini adalah susunan pemain yang sama saat kami melawan Hull.
Sadio Mane ada di bangku cadangan Liverpool setelah kembali dari Piala Afrika, sementara Joel Matip menggantikan Ragnar Klavan.
Liverpool bermain lebih baik di awal laga, dengan menguasai 87 persen penguasaan bola dalam 15 menit pertama. Namun, itu tidak melahirkan peluang berbahaya di depan gawang kami, meski Georginio Wijnaldum sempat membuat Thibaut Courtois melakukan penyelamatan.
Beberapa skema serangan balik menunjukkan awal dari permainan menyerang kami, dan tidak butuh waktu lama sampai kami meraih keunggulan di Anfield.
Hazard dijatuhkan pada jarak 22 meter dari gawang, di sebelah kiri luar kotak penalti. Sepertinya Willian yang akan akan mengambil tendangan bebas, namun justru David Luiz yang mengeksekusi dan bola berhasil melewati pagar pemain serta berarang di pojok bawah gawang. Kejutan dan eksekusi akurat berhasil memberikan tipuan. Laga sudah berjalan 24 menit.
David Luiz
nyaris menggandakan keunggulan lewat sebuah tendangan bebas yang
dieksekusi Willian, dan sang bek juga bermain solid di lini belakang,
bertahan dengan solid dan sempat mendapatkan cedera. Untungnya,
penampilannya tidak berhenti sampai di situ.
Jalannya pertandingan hingga jeda pasti trasa familiar bagi suporter tuan rumah yang menonton laga keempat di stadion ini dalam 10 hari terakhir. Pasukan Klopp menguasai bola namun tak banyak membuat peluang, sementara the Blues berhasil mengatasi tekanan yang datang ke area kami dan tetap memberikan ancaman ke pertahanan lawan. Apakah cerita ini terulang setelah jeda?
Hanya butuh waktu tiga menit untuk menciptakan peluang bagus setelah kami kehilangan bola di area permainan lawan. Hzard menggiring bola dengan baik untuk melewati Clyne, namun ia kehilangan bola dan terlepas ke Roberto Firmino yang tidak terkawal. Dia melepaskan tembakan dari jarak sembilan meter, namun melebar.
Moses menembakkan bola dari sudut sempit setelah berhasil melewati Milner, dan kemudian Willian memilih untuk melepaskan tembakan setelah pergerakan bagus dari Hazard.
Serangan berikutnya menghasilkan gol kedua laga ini, dan itu untuk Liverpool. Henderson melepaskan umpan silang dari sisi kanan pertahanan kami dan bola disundul Milner ke ke kotak penalti dalam kami. Bola melewati Moses dan jatuh di kaki Wijnaldum, yang berhasil menendang bola untuk menaklukkan Courtois.
Intensitas dan tekanan Liverpool berkembang dengan kepercayaan diri yang mulai bangkit. Chelsea harus tetap kuat.
Jalannya pertandingan hingga jeda pasti trasa familiar bagi suporter tuan rumah yang menonton laga keempat di stadion ini dalam 10 hari terakhir. Pasukan Klopp menguasai bola namun tak banyak membuat peluang, sementara the Blues berhasil mengatasi tekanan yang datang ke area kami dan tetap memberikan ancaman ke pertahanan lawan. Apakah cerita ini terulang setelah jeda?
Hanya butuh waktu tiga menit untuk menciptakan peluang bagus setelah kami kehilangan bola di area permainan lawan. Hzard menggiring bola dengan baik untuk melewati Clyne, namun ia kehilangan bola dan terlepas ke Roberto Firmino yang tidak terkawal. Dia melepaskan tembakan dari jarak sembilan meter, namun melebar.
Moses menembakkan bola dari sudut sempit setelah berhasil melewati Milner, dan kemudian Willian memilih untuk melepaskan tembakan setelah pergerakan bagus dari Hazard.
Serangan berikutnya menghasilkan gol kedua laga ini, dan itu untuk Liverpool. Henderson melepaskan umpan silang dari sisi kanan pertahanan kami dan bola disundul Milner ke ke kotak penalti dalam kami. Bola melewati Moses dan jatuh di kaki Wijnaldum, yang berhasil menendang bola untuk menaklukkan Courtois.
Intensitas dan tekanan Liverpool berkembang dengan kepercayaan diri yang mulai bangkit. Chelsea harus tetap kuat.

Pedro masuk menggantikan Hazard dengan 20 menit tersisa dan Mane juga masuk ke lapangan setelahnya.
Diego Costa memiliki kesempatan sempurna untuk membawa kami unggul dari tendangan penalti di menit 76, namun Mignolet berhail menebak arah bola, di sisi kanannya, dan menepis bola keluar. Hukuman penalti itu adalah pelanggaran Matip terhadap sang striker saat ia berlari dan menunjukkan kemampuannya menusuk pertahanan lawan.
Laga semakin sengit jelang berakhir, umpan-umpan panjang semakin sering terjadi. Cesc Fabregas dimasukkan untuk memberikan kestabilan proses serangan kami, demi memberikan dampak yang bagus.
Pedro dua kali nyaris mencetak gol, yang pertama dihentikan oleh tekel Henderson dan kemudia tembakan kaki kirinya hanya sedikit melebar. Di hadapan tribun suporter Chelsea, Firmino melepaskan sundulan ke arah Courtois yang menjadi peluang terakhir di laga ini.
Ini adalah hasil imbang pertama kami sejak bulan September, namun terasa berbeda kali ini dengan ujian berat lainnya sudah kami lewati.
Chelsea (3-4-3): Courtois; Azpilicueta, David Luiz, Cahill (k); Moses, Kante, Matic, Alonso; Willian (Fabregas 83), Diego Costa (Batshuayi 90+4), Hazard (Pedro 72).
Cadangan tak dimainkan Begovic, Terry, Zouma, Chalobah.
Pencetak gol David Luiz 24
Kartu kuning Willian 79
Liverpool (4-3-3): Mignolet; Clyne, Matip, Lovren, Milner; Wijnaldum, Henderson (k), Can; Lallana (Origi 90), Firmino, Coutinho (Mane 75).
Cadangan tak dimainkan Karius, Klavan, Moreno, Lucas, Sturridge, Origi.
Pencetak gol Wijnaldum 57
Kartu kuning Henderson 45, Milner 57
Wasit Mark Clattenburg
Penonton 53.157
Diego Costa memiliki kesempatan sempurna untuk membawa kami unggul dari tendangan penalti di menit 76, namun Mignolet berhail menebak arah bola, di sisi kanannya, dan menepis bola keluar. Hukuman penalti itu adalah pelanggaran Matip terhadap sang striker saat ia berlari dan menunjukkan kemampuannya menusuk pertahanan lawan.
Laga semakin sengit jelang berakhir, umpan-umpan panjang semakin sering terjadi. Cesc Fabregas dimasukkan untuk memberikan kestabilan proses serangan kami, demi memberikan dampak yang bagus.
Pedro dua kali nyaris mencetak gol, yang pertama dihentikan oleh tekel Henderson dan kemudia tembakan kaki kirinya hanya sedikit melebar. Di hadapan tribun suporter Chelsea, Firmino melepaskan sundulan ke arah Courtois yang menjadi peluang terakhir di laga ini.
Ini adalah hasil imbang pertama kami sejak bulan September, namun terasa berbeda kali ini dengan ujian berat lainnya sudah kami lewati.
Chelsea (3-4-3): Courtois; Azpilicueta, David Luiz, Cahill (k); Moses, Kante, Matic, Alonso; Willian (Fabregas 83), Diego Costa (Batshuayi 90+4), Hazard (Pedro 72).
Cadangan tak dimainkan Begovic, Terry, Zouma, Chalobah.
Pencetak gol David Luiz 24
Kartu kuning Willian 79
Liverpool (4-3-3): Mignolet; Clyne, Matip, Lovren, Milner; Wijnaldum, Henderson (k), Can; Lallana (Origi 90), Firmino, Coutinho (Mane 75).
Cadangan tak dimainkan Karius, Klavan, Moreno, Lucas, Sturridge, Origi.
Pencetak gol Wijnaldum 57
Kartu kuning Henderson 45, Milner 57
Wasit Mark Clattenburg
Penonton 53.157










