Tuesday, March 20, 2018

CPP: Leicester v Chelsea - Sejarah

Tags

Melanjutkan pratinjau untuk laga hari Minggu, sejarawan klub Rick Glanvill dan ahli statistik klub Paul Dutton mengulas beberapa pertemuan di masa lalu dengan the Foxes...

SEJARAH KAMI



Ini adalah kesempatan keenam Chelsea dan Leicester  berjumpa di Piala FA, tim London lolos pada masing-masing lima pertemuan sebelumnya.
The Blues hanya dua kali memainkan laga Piala FA di markas Leicester, keduanya di Filbert Street.
Yang pertama, pada tanggal 10 Januari 1946, dimulai pukul 2 siang pada hari Kamis sore.
Uniknya, format untuk putaran satu sampai enam dari kompetisi 1945/46, yang pertama setelah akhir Perang Dunia Kedua, dimainkan dengan dua leg, yang pertama pada hari Sabtu, yang kedua pada pertengahan minggu berikutnya.
Pertandingan pertama di Bridge berakhir imbang 1-1, dan tanpa aturan 'gol tandang' masih ada laga replay yang harus dimainkan.
Striker Inggris Len Goulden membuka skor untuk Chelsea di pertengahan babak pertama, tendangannya tampak mengejutkan Joe Calvert dan melewati tepisa sang kiper. Leicester gagal mencetak gol penyeimbang dan akhirnya Reg Williams menutup skor menjadi 2-0 untuk kemenangan Willie Birrell.


Dalam kunjungan terakhir pada bulan Februari 1997, the Blues besutan Ruud Gullit ketinggalan 2-0 saat turun minum untuk kemudian mengimbangi skor menjadi 2-2. Roberto Di Matteo mencetak gol pertama, melepaskan tembakan dari luar kotak penalti untuk menaklukkan Kasey Keller.
The Blues menggandakan keunggulan setelah permainan umpan-umpan yang dipimpin oleh Eddie Newton. Mendapat umpan dari Dan Petrescu, Mark Hughes berhasil melewati kiper Amerika itu.


Pada saat itu, mantan striker Chelsea Alan Birchenall, mencetak gol untuk the Foxes, memberi kesan bahwa tuan rumah mungkin akan meniru kebangkitan Chelsea  melawan Liverpool di babak sebelumnya. Meski bercanda, dia hampir benar.
Dua tendangan bebas yang dimenangi oleh Steve Claridge dan ditendang kotak penalti Kevin Hitchcock oleh Garry Parker mengubah keadaan. Umpan  pertama dikonversi Steve Walsh dan dalam beberapa menit terakhir, gol peyeimbang tercipta karena gol bunuh diri Newton. Ada peluang Mark Hughes yang membentur mistar gawang d menit-menit terakhir.
Chelsea memenangkan replay di Bridge dengan penalti Frank Leboeuf untuk mencapai perempat final ketiga dalam empat tahun, sebelum memenangi piala di bulan Mei. 
Kemenangan telah menjadi milik Chelsea dalam 12 dari 15 pertemuan terakhir antara kedua tim di semua kompetisi, dengan hanya menderita satu kekalahan.

CATATAN THE BLUES


Pada Sabtu 18 Maret 1967 pemain termuda Chelsea, Ian Hamilton, 16 tahun, meniru bintang muda sebelumnya, Jimmy Greaves, dengan mencetak gol dalam debutnya di pertandingan melawan Tottenham yang berakhir 1-1. Secara kebetulan, Greaves mencetak gol untuk Spurs.
Pertemuan FA Cup kami sebelumnya
1919/20Babak ketigaStamford BridgeChelsea menang 3-0
1945/46Babak ketiga leg pertamaStamford BridgeDrew 1-1
Babak ketiga leg keduaFilbert StreetChelsea menang 2-0
1996/97Babak kelimaFilbert StreetImbang 2-2
replay Babak kelimaStamford BridgeChelsea menang 1-0 aet
1999/00Babak ketigaStamford BridgeChelsea menang 2-1
2011/12PerempatfinalStamford BridgeChelsea menang 5-2
Pertemuan di kompetisi piala lainnya (semua Piala Liga)
1964/65Final leg pertamaStamford BridgeChelsea menang 3-2
Final leg keduaFilbert StreetImbang 0-0
1983/84babak kedua leg pertamaFilbert StreetChelsea menang 2-0
babak kedua leg keduaStamford BridgeLeicester menang 2-0 (4-3 to Chelsea on pens)
2007/08babak keempatStamford BridgeChelsea menang 4-3
2016/17babak ketigaKing Power StadiumChelsea menang 4-2 aet

KEMENANGAN TERBESAR DI LEICESTER UNTUK MASING-MASING TIM:

11/01/2004 Leicester 0-4 Chelsea Premier League
01/09/1924 Leicester 4-0 Chelsea Divisi Dua