Saturday, August 20, 2016

Blues putih yang panas

Tags




Di lawatan Chelsea ke Watford untuk laga Premier League akhir pekan ini, para pemain akan mengenakan seragam ketiga kita, berwarna putih, untuk kali pertama.
Warna putih sudah sering digunakan secara regular oleh the Blues dan telah memberikan kenangan manis atas performa dan hasil yang kita peroleh.

MANCHESTER CITY 1986

Kemenangan perdana kita di final di Wembley lahir kala melawan Manchester City di final Full Members Cup pada Maret 1985. Di laga itu kedua tim sama-sama mengenakan seragam ketiganya, Chelsea dengan warna putih dan Man City dengan merah bergaris hitam. Terjadi pesta gol di laga itu, berkat trigol David Speedie dan Colin Lee yang membuat kita unggul 5-1 sebelum City mengejar ketertinggalan mereka dengan mencetak tiga gol di lima menit terakhir dan membuat laga semakin seru. Laga ini berakhir dengan skor 5-4.

LIVERPOOL 2003

Laga perdana kita di liga musim 2003/04, di markas Liverpool pada Agustus 2003, ditandai dengan kejutan dari pasukan Claudio Ranieri yang mengenakan seragam putih dan bukannya biru. Anfield bukanlah tempat yang ramah pada Chelsea, yang hanya bisa menang sekali di liga selama 68 tahun, tapi penggunaan warna itu sepertinya memberikan keberuntungan dengan gol Jimmy Floyd Hasselbaink di menit-menit terakhir yang membuat kita menang 2-1.

EVERTON 2006

Kunjungan kita ke Goodison Park di Premier League pada Desember 2006 menyuguhkan perjuangan kita yang harus mengejar ketertinggalan dua kali hingga akhirnya menang 3-2. Saat the Blues tertinggal 2-1 dengan sembilan menit tersisa, Frank Lampard menembak bola melengkung ke sudut atas gawang lalu Didier Drogba mencetak gol yang lebih baik lagi, yang menjadi gol kemenangan, tiga menit sebelum laga berakhir. Menerima bola dengan dada di jarak 30 meter di depan gawang, berputar lalu melepas tembakan voli sensasional yang tak bisa dihentikan Tim Howard.

WEST HAM 2008

Seragam ketiga kita untuk musim 2007/08 hanya dikenakan sebanyak dua kali tapi sukses memberikan kenangan manis dengan kemenangan di West Ham United pada Maret 2008. Kita tak terkejar oleh tim tuan rumah di Upton Park, di mana gol-gol dicetak oleh mantan pemain the Hammers, Frank Lampard dan Joe Cole dan dilengkapi dengan tembakan voli Michael Ballack yang membuat kedudukan menjadi 3-0 di 21 pertama. Lampard mendapat kartu merah (yang akhirnya dibatalkan) akibat mendorong Luis Boa Morte. Tapi, akhirnya perjuangan West Ham disudahi oleh gol Ashley Cole – gol pertamanya untuk klub – yang membuat kedudukan menjadi 4-0.

PORTSMOUTH 2010

Setelah rentetan hasil mengecewakan, kita turun ke peringkat tiga Premier League saat berkunjung ke markas Portsmouth pada Maret 2010. Sebuah kesalahan fatal yang dilakukan kiper David James memberi kesempatan pada Didier Drogba untuk membuat kita unggul 1-0 lalu diikuti dengan penampilan gila the Blues di babak kedua lewat dua gol Florent Malouda dan Drogba menambah satu gol lagi sebelum dilengkapi oleh Frank Lampard untuk menjadikan skor 5-0 lewat sebuah tandukan jelang akhir laga. Kemenangan ini menyulut semangat kita dalam bersaing memperebutkan gelar juara sehingga meraih tujuh kemenangan dari delapan laga terakhir, dan mengakhiri musim dengan dobel gelar juara liga dan cup.

BARCELONA 2012

Salah satu malam paling berkesan di dalam sejarah klub adalah saat kita berhasil mengejar ketertinggalan dari skor 2-0 dengan 10 pemain untuk melaju ke final Liga Champions. Sepertinya harapan kita habis setelah John Terry diusir wasit dan kita tertinggal dua gol di babak pertama dari juara bertahan Liga Champions di kandang lawan. Tapi, di babak kedua, akhirnya Ramires mencetak gol lewat tembakan chip yang membuat kita unggul gol tandang. Ditambah dengan gol Fernando Torres lewat sebuah serangan balik untuk menyegel langkah kita ke final di Munich.

BASEL 2013

Setelah unggul lama di leg pertama di semifinal Europa League melawan Basel, tampaknya laga akan berakhir 1-1 ketika tim asal Swiss itu mampu menyamakan kedudukan dari titik putih tiga menit jelang laga usai. Tapi, di menit-menit akhir masa perpanjangan waktu, tembakan bebas David Luiz menjebol sudut bawah gawang Basel dan menyegel kemenangan 2-1. Secara keseluruhan, kita menang agregat 5-2 untuk maju ke final dan berhadapan dengan Benfica.