Wednesday, November 8, 2017

Target Besar dan Mempersiapkan Diri

Tags

Cesar Azpilicueta, Andreas Christensen, Tammy Abraham dan Ruben Loftus-Cheek bicara soal kemajuan pemain-pemain muda…

Cesar Azpilicueta bermain bersama Andreas Christensen dan berhasil mencatatkan clean sheet saat menghadapi Manchester United akhir pekan lalu. Dengan masuknya dua produk Akademi lain ke skuat timnas Inggris untuk pertama kalinya pekan ini, pemain Spanyol sarat pengalaman ini memuji standar kualitas pemain yang ditelurkan oleh klub.
Azpilicueta, 28 tahun dan sudah bermain sebanyak 244 kali untuk Chelsea serta mengoleksi 20 caps untuk Spanyol, sudah punya cukup pengalaman. Seusai kemenangan akhir pekan lalu, ia berkata:
"Kami telah menunjukkan betapa bagusnya Akademi kami. Setiap pemain muda yang berlatih dengan kami, ketika mereka diberi kesempatan mereka akan menunjukkan kemampuan dan komitmen mereka. Aku yakin inilah yang dicari oleh klub dan kami senang, karena para pemain muda yang masuk ke tim kami sangatlah terbuka dan aku senang atas penampilan Andreas."
Christensen sendiri setuju bahwa laga Minggu kemarin menjadi sebuah langkah signifikan dalam pengembangannya dan berkata untuk itulah ia dipinjamkan selama dua tahun ke Jerman.
"Ini mungkin adalah salah satu laga terbesarku meski aku sudah pernah bermain di Liga Champions bersama Moenchengladbach," ujar si pemain 21 tahun itu kepada Chelsea TV.
"Di grup Liga Champions kami, Moenchengladbach tidak beruntung berada satu grup dengan Man City, Barcelona, Juventus, tapi Man United adalah salah satu tim terbaik di Premier League saat ini, jadi buatku, ini adalah salah satu laga terbesar di dalam karierku."
"Di Liga Champions, kami tetap merasakan tekanan meski Moenchengladbach jadi kuda hitam. Hanya dengan bermain melawan tim-tim besar saja sudah membantu Anda untuk bersiap menghadapi tekanan. Ini sangat membantu."
Sebelum berkesempatan bermain untuk Chelsea lagi, Christensen akan membela Denmark di dua laga internasional – play-off kualifikasi Piala Dunia melawan Republik Irlandia.
"Kurasa Anda tak akan bisa benar-benar nyaman dengan laga-laga itu, ini play-off dan sangat berisiko," jelasnya. "Kedua tim akan berusaha memberikan yang terbaik dan dua laga ini akan amat sangat berat. Jadi, kurasa kami tak bisa terlalu percaya diri tapi kupikir kami adalah sebuah tim dan melihat hasil yang kami peroleh di fase grup, kami merasa percaya diri dan mudah-mudahan kami bisa maju ke babak berikutnya."
Christensen sudah mengoleksi 13 caps namun Tammy Abraham dan Ruben Loftus-Cheek, rekannya di Chelsea yang kini tengah dipinjamkan, berharap bisa meraih kemenangan di laga pertamanya bagi Inggris saat berhadapan dengan Jerman dan Brasil di laga persahabatan.
"Ini akan jadi sebuah prestasi yang sangat besar buatku sekaligus memberikan suntikan kepercayaan diri yang besar. Ini menunjukkan bahwa aku bergerak ke arah yang benar," kata Abraham.
"Aku merasa siap tapi ini tak akan mudah. Aku harus terus membuktikan kepada manajer selama latihan dan menunjukkan mengapa ia pantas memilihku dan aku akan terus bekerja sekeras mungkin. Aku hanya ingin tampil, menikmati permainanku dan menunjukkan kemampuanku yang sebenarnya kepada dunia."
Selain bicara tentang ambisinya di level internasional, striker yang baru berusia 20 tahun ini juga bicara soal targetnya.
"Fokus utamaku adalah tim yang kubela saat ini, yaitu Swansea tapi ke depannya, target utamaku adalah bisa masuk ke skuat Chelsea satu hari nanti tapi ini tak akan mudah. Jika melihat pemain-pemain yang ada, kita harus terus mendorong diri dan bekerja sekeras mungkin."
"Aku selalu ingin bermain dan mengekspresikan diri dan menikmati permainanku. Ketika melihat ke klub seperti Chelsea dan pemain-pemain fantastis di sana, tak akan mudah masuk ke tim jadi terkadang Anda harus keluar untuk bermain dan menunjukkan kepada Chelsea bahwa Anda sudah siap untuk masuk ke tim itu."
Loftus-Cheek, yang kini jadi pemain reguler di Crystal Palace, juga bicara soal pemanggilannya.
"Ini momen yang sangat baik buatku dan kelluargaku tapi kami tak boleh terlalu lama larut dalam kesenangan," papar pemain 21 tahun ini. "Aku harus bekerja keras dan banting tulang. Aku senang sekali sekaligus masih harus bekerja dengan sangat keras."
"Aku keluar dair Chelsea untuk mendapat menit bermain, pengalaman, kebugaran, terbiasa bermain setiap pekan di Premier League. Itulah yang kudapatkan."